Tentang iklan-iklan ini

Kisah Cerita Isra Mi’raj

Kisah Cerita Isra Miraj

 

Kisah Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

   Pada suatu malam Nabi Muhammad Saw sedang berkumpul bersama keluarganya, tiba-tiba Malaikat Jibril, Mikail dan Israfil membawa Nabi ke sumur zamzam lalu merebahkan badan Nabi Muhammad disana dengan tujuan mau membelah dada Nabi untuk dibersihkan hatinya dan di lapangkan dadanya, namun penysucian ini tidak semata-mata hati nabi kotor dan dibersihkan saja karena seperti yang sudah kita ketahui bahwa hati Nabi Muhammad itu sudah bersih, namun ketika pada malam itu akan terjadi sesuatu yang dahsyat dan penuh hikmah yang akan bertemu dengan Allah SWT maka malaikat Jibril pun membersihkan hati beliau tiga kali bertujuan untuk lebih menguatkan hati beliau, lebih sabar,  dan berserah diri kepada Allah SWT. Lalu hati beliau pun di tutup kembali dan malaikat telah menyediakan Burok yang berwarna putih dan mempunya sayap dua untuk Nabi beserta pelana dan kendalinya untuk mengantarkan Nabi Muhammad nanti.

   Nabi Muhammad pun menaiki Burok ini beserta malaikat Jibril dan Mikail dengan menyusuri alam semesta yang penuh dengan hikmah. Diperjalanan Malaikat jibril menyuruh nabi untuk turun dan melaksanakan shalat dua rakaat, setelahnya Nabi melakukan shalat Jibril berkata kepada Nabi :”Apa engkau tahu wahai Muhammad dimanakah engkau sekarang shalat?”. Nabi menjawab:”Tidak”. Jibril berkata:”engkau telah shalat di Madinah dan disana engkau akan berhijrah”. Kemudian mereka melanjutkan perjalanan mereka, dan Jibril berkata “Turunlah disini dan laksanakanlah shalat”, setelahnya beliau selesai shalat beliau naik lagi ke atas burok dan Jibril memberitahukannya bahwa beliau telah shalat di Madyan. Dengan kejadian yang sama Nabi Muhammad turun dan shalat di Thur Shina dan Betlehem.

   Dalam perjalanan selanjutnya Nabi melihat suatu kaum yang sedang menanam benih pada hari itu dan tumbuh dan panen pada waktu itu juga, Nabi pun aneh melihat itu semua dan bertanya kepada jibril “Wahai Jibril siapa kaum itu? Kenapa bisa seperti itu?” Jibril berkata:”mereka adalah para mujahhid fi sabilillah dan kebakan mereka dilipatgandakan oleh Allah”. Lalu sesaat kemudian beliau mencium bau wangi wewangian dan bertanya lagi:”wahai jibril wangi apa ini?”. Jibril berkata:”ini adalah wanginya Masyitoh tukang sisir yang menyisiri anak-anaknya Firaun dan cucu-cucunya saat itu, namun ketika itu Masyitoh beserta suami dan anak-anaknya dilemparkan kedalam minya panas mendidih lalu di lempar oleh batu sampai kepala mereka hancur karena waktu itu masyitoh mengakui bahwa tuhan mereka adalah bukan Firaun melainkan Allah. Kemudian beliau menjumpai kaum yang dimana pada waktu itu disebelah mereka ada dging yang lezat da nada daging yang busuk namun mereka memilih untuk memakan daging yang busuk itu, lalu Nabi bertanya:”wahai Jibril kenapa mereka memakan daing yang busuk sementara di sebelah mereka ada daging yang segar?”, Jibril menjawab:”mereka adalah orang-orang yang sudah mempunyai istri yang baik untuknya namun mereka memilih untuk berzina dengan wanita lain, begitu pula dengan wanita-wanita itu mereka sudah mempunya suami namun mereka memilih untuk berzina dengan lelaki lain. Setelah itu di perjalanan Nabi di seru oleh suatu kaum dari sebelah kanan dan kiri namun beliau tidak menhiraukannya karena menurut Jibril kalau Nabi menoleh kepada mereka maka kaum belah akan menjadi kaum Yahudi dn Nasrani. Lalu muncul di hadapan Nabi seorang wanita yang penuh dengan perhiasan di badanya, namun beliau tidak menolehnya karena kalau beliau menolehnya kaum beliau akan lebih memperdulikan duniawi ketimbang akhiratnya.

   Setelah perjalanan yang begitu panjang dan penuh dengan hikmah beliau sampai di baitul Maqdis untuk melaksanakan shalat dua rakaat, setelahnya shalat Jibril memberikan minuman antara khamar dan susu kepaa beliau dan beliau memilih susu lalu di minumnya, Jibrilpun berkata :”sungguh engkau telah memilih islam jika engkau memilih khamar niscaya kaummu akan menyimpang”. Ketika semuanya telah di lakukan tibalah waktunya untuk melakukan Mi’raj dengan menaiki burok dan satu demi satu melewati langit hingga sampailah bertemu dengan sang khalik dan tujuan pentingnya yaitu perintah untuk shalat lima waktu.

   Setelah sampainya di langit pertama disana sudah berdiri seorang Malaikat yang bernama Ismail, beliau tidak pernah naik ke langit maupun turun ke bumi melainkan di saat wafatnya Nabi Muhammad SAW, waktu itu Jibril meminta pintu langit pertama di buka, penjaga pintu pun bertanya kepada mereka dan banyak lagi pertanyaan yang di lontarkan sehingga melontarkan pujian akhirnya kepada mereka dan membukakan pintunya. Sesampainya di dalam Nabi Muhammad langsung bertemu dengan Nabi Adam pada waktu itu menyambut kedatangan Malaikat Jibril dan Nabi Muhammad, ketika itu di kedua sisi Nabi Adam terdapat sisi kanan dan kiri, kalau beliau menengok ke kanan mukanya berseri-seri namun ketika menengok ke kiri beliau bersedih, ternyata ketika di jelaskan oleh malaikat Jibril bahwa yang di sebelah kanan itu adalah cucunya yang akan menghuni syurga sedangkan yan di sebelah kirinya yang akna masuk ke neraka, kemudian nabi berjalan melihat manusia yang memakan bangkai padahal di sebelahnya ada daging yang lezat, ternyata mereka yang suka berbuat zina dan melakukan yang haram, ada juga yang perutnya besar karena suka memakan hal yang riba, ada juga yang memotong-motong dagingnya sendiri lalu memakannya itu karena semasa hidupnya suka menggunjing dan suka ghibah kepada orang.

    Lalu naiklah ke langit kedua dengan sambutan dan pertanyaan dari penjaga pintu, bertemulah disana dengan Nabi Isa dan Nabi Yahya dan keduanya menyambut Nabi dengan baik, lalu beliau naik ke langit ketiga disana beliau bertemu dengan Nabi Yusuf, beliaupun sama di sambut dengan indah oleh Nabi Yusuf. Tibalah naik ke langit ke empat disana bertemu dengan Nabi Idris dan beliaupun diberikan sambutan yang baik. Kemudian ke langit ke lima bertemu dengan Nabi Harun sama disana juga di sambut dengan baik. Di langit ke enam beliau betemu dengan beberapa Nabi, yang pengikutnya kurang dari 10, lebih dari 10, ada juga yang tidak ada pengikutnya da nada juga yang banyak pengikutnya ternyata yang banyak pengikutnya itu adalah Nabi Musa, kemudan beliau disuruh untuk melihat ke atas lalu beliau tertegun karena melihat banyak selai umat dan itulah umat Nabi Muhammad. Disana terjadi percakapan antara Nabi Muhammad dengan Musa, Nabi menangis karena umat beliau yang segitu banyaknya yang masuk syurga hanya sedikit sedangkan kaum Nabi Musa yang lebihh sedikit darinya justru lebih banyak yang masuk syurga. Kemudan memasuki langit ke tujuh bertemu dengan Nabi Ibrahim dan di sambut dengan baik oleh Ibrahim, disana terjadi percakapan yang intinya Ibrahim memerintahkan Muhammad untuk memerintahkan umatnya melakukan hal yang baik yang bisa memasukkannya ke syurga dengan selalu berdzikir. Kemudian nabi ke Sidratul muntaha yang disana ada sungai-sungai yang mengalirkan susu, madu dan yang lainnya terdapat juga mutiara, jamrud dan pokonya tempatnya begitu indah sekali sehingga tidak bisa di bayangkan betapa indahnya. Lalu di angkat ke telaga Al-Kautsar dan memasuki syurga yang belum terlihat dengan mata, terdengar dengan telinga, dan ditampakkan juga neraka kepada beliau, dan yang kedua kalinya Nabi dilihatkan pada sidratul muntaha, dan disana jibril menyuruh Nabi sendiri yng naik bertemu dengan sang khaliq disana terjadi percakapan mengenai shalat, Allah memerintahkan untuk shalat 50 kali dlam sehari namu ketika nabi turun Musa menyuruhnya untuk naik lagi kepaa Allah supaya tidak sebanyak itu waktu shalatnya karena kaumnya tidak akan mampu melaksanakannya, Nabipun sampai beberapa kali naik dan turun dan pada akhirnya 5 kali lah dalam sehari perintah untuk melakukan shalat.

   Setelahnya itu Nabi menaiki kembali burok dan sampai di makkah. Pagi harinya beliau memberi tahukan kepada kaumnya mengenai mukjizat itu, namun kaumnya ada yang menyebutnya gila dengan kejadian itu dan bahkan ada yang kembali murtad. Namun memang kita harus percaya dengan mukjizat yang diberikan Allah kepada Nabi karena memnag beliau itu pantas di beri gelas al amin dan siddiq.

Itulaha Kisah Cerita Isra Mi’raj

Tentang iklan-iklan ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 941 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: